Artikel Terkini

May 20, 2014

Kampanye “Go Pangan Lokal!”: Langkah Awal MITI Satukan Gerak Segenap Elemen Mewujudkan Kedaulatan Pangan di Indonesia

♫ Go go pangan lokal

Go go pangan lokal

Yok ayok optimalkan

Potensi pangan kita

 

Go go pangan lokal

Mandiri sejahtera

Nusantara kita ♫

 

May 20, 2014

BEBERAPA STATEMENT DUKUNGAN TERHADAP GERAKAN PANGAN LOKAL MITI

Go Pangan Lokal harus disuarakan oleh kita semua, menjadi seruan yang kita bumikan dengan aksi-aksi nyata. Paling tidak, kita punya dua alasan utama, pertama karena kita mewarisi kekayaan keragaman sumber daya alam hayati yang melimpah. Kedua, karena kita mewarisi kearifan peradaban besar Nusantara yang merdeka.

Kita harus berusaha sepenuh daya dan upaya untuk memastikan tidak ada lagi kasus gizi buruk hanya karena kita menyandarkan pangan kita dari bahan-bahan yang tidak kita miliki. Kita harus bertekad mewujudkan kemerdekaan pangan di Indonesia, sampai seluruh anak bangsa hanya memakai dari apa yang kita pintal dan hanya memakan dari apa yang kita tanam!

(Bambang Suherman, Deputi Direktur Kesehatan Dompet Dhuafa)

May 17, 2014

PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA GO PANGAN LOKAL 2014

Dalam rangka pelaksanaan Lomba Go Pangan Lokal Tahun 2014, bersama ini kami sampaikan hasil penilaian Lomba Go Pangan Lokal Tahun 2014 yang terdiri dari Lomba Fotografi dan Lomba Jingle.

Berdasarkan hasil penilaian oleh Dewan Juri  Lomba  yang dilaksanakan tanggal 11 s.d. 17 Mei 2014, Masyarakat Ilmuan dan Teknolog Indonesia memutuskan nama-nama Pemenang Lomba Go Pangan Lokal Tahun 2014.

April 14, 2014
bika-ambon

Tim Go Pangan Lokal Kota Medan “Rapatkan Barisan” di UMN Al-Washliyah

Medan [MITI KM News] – Ahad, 13 April 2014 bertempat di kampus UMN Al-Washliyah Medan, tim Go Pangan Lokal (GPL) Kota Medan melaksanakan rapat konsolidasi tim untuk mempersiapkan kampanye Go Pangan Lokal di Kota Medan. Pada kesempatan kali ini, tim GPL Medan membahas agenda pra dan hari H aksi kampanye GPL nasional. Adapun Tim GPL Medan sendiri diketuai oleh Aria Fandaly; Erma Suryani (Sekretaris); Indra Lasmana Tarigan, Dimas Nugraha, Irhamdani, Ridho Prawira, Irma Yuna, Ika Pratiwi (Humas); Akum Laksana, Sahri Ardalina, Ria Ayu Puspita (Media); M. Arisandy Pratama, Walidah, Aulia Rahman, Wanda Syahdul Haq, Azizah  (Sponshorship & Fund Rising). Selain nama-nama tersebut, tim GPL Medan juga didukung oleh pengurus MITI Klaster Mahasiswa yang berada di Medan.

April 7, 2014

Lomba Essay Go Pangan Lokal

Pengembangan pangan lokal dilakukan karena Indonesia memiliki keragaman hayati yang sangat kaya dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kembali ke pangan lokal juga berarti mendukung peningkatan daya saing Indonesia, menguragi ketergantungan pada komoditas pangan tertentu, menggalang kemandirian dan kedaulatan pangan nasional, serta sebagai jati diri bangsa. Oleh karena itu, untuk menyadarkan […]
April 7, 2014

Lomba Jingle Band Go Pangan Lokal

A. Tema “Go Pangan Lokal” B. Kategori Peserta Peserta adalah umum, WNI, Lomba bersifat perorangan maupun kelompok serta tertutup untuk panitia, dewan juri dan keluarganya. Peserta wajib mengisi formulir berikut dan membayar uang registrasi sebesar Rp. 50.000,- ke Bank Mandiri 900-00-1761212-9 a.n Suci Latifah. C. Ketentuan Karya Jingle  Jingle mengandung […]
July 8, 2013

Urgensi Sistem Pengendalian Mutu dalam Industri Pangan Nasional sebagai Upaya Merespons Kebutuhan Konsumen dan Tantangan Industri Pangan di Masa Depan

Perkembangan industri pangan dewasa ini begitu pesat. Kebutuhan pangan masih merupakan kebutuhan esensial manusia yang berperan sebagai sumber energi dan berpikir. Tanpa pangan tiada kehidupan, dan tanpa kehidupan tiada kebudayaan. Perkembangan industri pangan tidak lagi mengikuti peningkatan kebutuhan pangan yang didasarkan dari pertumbuhan penduduk, namun juga mengikuti pola hidup masyarakat. Teknologi pangan memainkan peranan penting untuk mengembangkan varietas dan produk pangan. Saat ini, tuntutan masyarakat terhadap produk pangan yang dihasilkan begitu tinggi.

July 8, 2013

Tepung Glukomanan dari Umbi Porang sebagai Subtitusi Tepung Terigu pada Produk Pangan Alternatif berupa Mie Rendah Kalori

Indonesia memiliki banyak sekali tanaman penghasil bahan pangan kaya pati atau karbohidrat yang dapat dijadikan bahan baku bahan pangan pokok. Secara umum, terdapat dua sumber bahan baku pati di Indonesia yakni sumber pati mayor dan minor. Sumber pati mayor terdiri dari beras, jagung, gandum, sorgum, singkong, kentang, ubi jalar, talas dan sagu. Sedangkan sumber pati minor terdiri dari berbagai macam umbi seperti kimpul, garut, suweg, uwi, iles – iles, ganyong dan porang. Pemanfaatan sumber pati minor masih sangat sidikit untuk dikomersialisasikan sebagai produk pangan alternatif yang dapat membentu mengurangi kebutuhan gandum di Indonesia. Salah satu yang sangat potensial untuk dikembangkan dari sumber pati minor tersebut adalah umbi porang.

June 28, 2013

Teknologi Iradiasi Tingkatkan Kualitas Sorgum Lokal

Teknologi Iradiasi Tingkatkan Kualitas Sorgum Lokal

Dulu sorgum adalah makanan pokok bagi masyarakat di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara timur (NTT). Kondisi alam di sana membuat sorgum mudah tumbuh. Belakangan, karena perkembangan zaman, jagung dan pagi menggantikan peran sorgum.

Sesungguhnya sorgum sangat cocok ditanam di wilayah Indonesia, khususnya di bagian timur Nusantara, misalnya Nusa Tenggara. Sorgum tidak butuh banyak air, cocok ditanam di daerah beriklim panas dan kering. Namun, hingga tahun 2011, hanya tinggal 40% petani Belu yang menanam sorgum.

May 20, 2013

Tiwhul Bermutu Beras Impor Mati Kutu

 Tiwhul Bermutu Beras Impor Mati Kutu[1]

 

 “Orang bilang tanah kita tanah Surga, tongkat kayu dan batu jadi tanaman”

(Koes Plus).

Apakah syair diatas masih relevan dengan keadaan Indonesia hari ini? Jawabannya, tentu saja masih. Sebab syair tersebut memang menggambarkan keadaan negara-bangsa bernama Indonesia. Bangsa yang diberkahi dengan wilayah yang luas, lengkap potensi penduduk terbesar ke-4 didunia. Memiliki lebih dari 17ribu pulau