Artikel Terkini

May 22, 2014

Juara Essay #1 : Keanekaragaman Sumber Pati Lokal dalam Balutan Teknologi

Jika dilihat pada peta, maka Indonesia hanyalah jejeran pulau-pulau kecil yang dikelilingi oleh lautan biru. Namun dibalik jejeran pulau-pulau kecil itu, nyatanya negara ini sangatlah kaya. Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang melimpah oleh Yang Maha Kuasa khususnya, keanekaragaman hasil-hasil pertanian. Salah satu kekayaan alam yang dimiliki Indonesia adalah keanekaragaman komoditi sumber pati lokal. Sumber pati lokal dapat diolah menjadi beragam produk pangan dengan sentuhan teknologi. Salah satu bentuk syukur akan karunia Illahi ini adalah adanya upaya nyata untuk mampu mengembangkannya secara maksimal. Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi kaum cendekiawan, dan seluruh masyarakat yang merasa memiliki Indonesia, menjelang dimulainya pasar bebas tahun 2015 yang sudah didepan mata.

May 22, 2014

Juara Essay #2 : Gastrotureship “Gastronomi Culture Entrepreneurship” Optimalisasi Desa Wisata Budaya Pangan Lokal Sebagai Upaya Pembentukkan Masyarakat Indonesia berkarakter Gastropreneur

Study Case: Lombok Island

Karunia Romadhani ; Brawijaya University

Indonesia merupakan negara dengan sebutan “Gemah Ripah Loh Jinawi” yang berarti Indonesia kaya akan sumber daya alam dan berpotensi sebagai negara penghasil pangan. Tidak hanya itu, industri kuliner di Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Saat ini, industri kuliner memberikan sumbangan terbesar bagi perkembangan industri kreatif setelah kerajinan dan fashion. Industri kreatif merupakan sebuah kelompok industri yang terdiri dari berbagai jenis industri dengan masing-masing memiliki keterkaitan dalam proses pengeksploitasian ide sehingga dapat memperluas lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seperti yang kita ketahui, bahwa Indonesia memiliki keanekaragaman jenis kuliner sesuai dengan local wisdom daerah masing-masing. Seiring dengan berkembangnya zaman, industri kuliner di Indonesia kini berevolusi menjadi industri kreatif yang mendorong peran penting dalam pengembangan ekonomi kreatif negara bersama dengan industri kerajinan dan wisata. Sehingga kuliner menjadi salah satu alternatif dalam pengembangan daerah pariwisata lokal di Indonesia tidak terkecuali Pulau Lombok.

May 20, 2014

Kampanye “Go Pangan Lokal!”: Langkah Awal MITI Satukan Gerak Segenap Elemen Mewujudkan Kedaulatan Pangan di Indonesia

♫ Go go pangan lokal

Go go pangan lokal

Yok ayok optimalkan

Potensi pangan kita

 

Go go pangan lokal

Mandiri sejahtera

Nusantara kita ♫

 

May 20, 2014

BEBERAPA STATEMENT DUKUNGAN TERHADAP GERAKAN PANGAN LOKAL MITI

Go Pangan Lokal harus disuarakan oleh kita semua, menjadi seruan yang kita bumikan dengan aksi-aksi nyata. Paling tidak, kita punya dua alasan utama, pertama karena kita mewarisi kekayaan keragaman sumber daya alam hayati yang melimpah. Kedua, karena kita mewarisi kearifan peradaban besar Nusantara yang merdeka.

Kita harus berusaha sepenuh daya dan upaya untuk memastikan tidak ada lagi kasus gizi buruk hanya karena kita menyandarkan pangan kita dari bahan-bahan yang tidak kita miliki. Kita harus bertekad mewujudkan kemerdekaan pangan di Indonesia, sampai seluruh anak bangsa hanya memakai dari apa yang kita pintal dan hanya memakan dari apa yang kita tanam!

(Bambang Suherman, Deputi Direktur Kesehatan Dompet Dhuafa)

May 17, 2014

PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA GO PANGAN LOKAL 2014

Dalam rangka pelaksanaan Lomba Go Pangan Lokal Tahun 2014, bersama ini kami sampaikan hasil penilaian Lomba Go Pangan Lokal Tahun 2014 yang terdiri dari Lomba Fotografi dan Lomba Jingle.

Berdasarkan hasil penilaian oleh Dewan Juri  Lomba  yang dilaksanakan tanggal 11 s.d. 17 Mei 2014, Masyarakat Ilmuan dan Teknolog Indonesia memutuskan nama-nama Pemenang Lomba Go Pangan Lokal Tahun 2014.

April 14, 2014
bika-ambon

Tim Go Pangan Lokal Kota Medan “Rapatkan Barisan” di UMN Al-Washliyah

Medan [MITI KM News] – Ahad, 13 April 2014 bertempat di kampus UMN Al-Washliyah Medan, tim Go Pangan Lokal (GPL) Kota Medan melaksanakan rapat konsolidasi tim untuk mempersiapkan kampanye Go Pangan Lokal di Kota Medan. Pada kesempatan kali ini, tim GPL Medan membahas agenda pra dan hari H aksi kampanye GPL nasional. Adapun Tim GPL Medan sendiri diketuai oleh Aria Fandaly; Erma Suryani (Sekretaris); Indra Lasmana Tarigan, Dimas Nugraha, Irhamdani, Ridho Prawira, Irma Yuna, Ika Pratiwi (Humas); Akum Laksana, Sahri Ardalina, Ria Ayu Puspita (Media); M. Arisandy Pratama, Walidah, Aulia Rahman, Wanda Syahdul Haq, Azizah  (Sponshorship & Fund Rising). Selain nama-nama tersebut, tim GPL Medan juga didukung oleh pengurus MITI Klaster Mahasiswa yang berada di Medan.

April 7, 2014

Lomba Essay Go Pangan Lokal

Pengembangan pangan lokal dilakukan karena Indonesia memiliki keragaman hayati yang sangat kaya dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kembali ke pangan lokal juga berarti mendukung peningkatan daya saing Indonesia, menguragi ketergantungan pada komoditas pangan tertentu, menggalang kemandirian dan kedaulatan pangan nasional, serta sebagai jati diri bangsa. Oleh karena itu, untuk menyadarkan […]
April 7, 2014

Lomba Jingle Band Go Pangan Lokal

A. Tema “Go Pangan Lokal” B. Kategori Peserta Peserta adalah umum, WNI, Lomba bersifat perorangan maupun kelompok serta tertutup untuk panitia, dewan juri dan keluarganya. Peserta wajib mengisi formulir berikut dan membayar uang registrasi sebesar Rp. 50.000,- ke Bank Mandiri 900-00-1761212-9 a.n Suci Latifah. C. Ketentuan Karya Jingle  Jingle mengandung […]
July 8, 2013

Urgensi Sistem Pengendalian Mutu dalam Industri Pangan Nasional sebagai Upaya Merespons Kebutuhan Konsumen dan Tantangan Industri Pangan di Masa Depan

Perkembangan industri pangan dewasa ini begitu pesat. Kebutuhan pangan masih merupakan kebutuhan esensial manusia yang berperan sebagai sumber energi dan berpikir. Tanpa pangan tiada kehidupan, dan tanpa kehidupan tiada kebudayaan. Perkembangan industri pangan tidak lagi mengikuti peningkatan kebutuhan pangan yang didasarkan dari pertumbuhan penduduk, namun juga mengikuti pola hidup masyarakat. Teknologi pangan memainkan peranan penting untuk mengembangkan varietas dan produk pangan. Saat ini, tuntutan masyarakat terhadap produk pangan yang dihasilkan begitu tinggi.

July 8, 2013

Tepung Glukomanan dari Umbi Porang sebagai Subtitusi Tepung Terigu pada Produk Pangan Alternatif berupa Mie Rendah Kalori

Indonesia memiliki banyak sekali tanaman penghasil bahan pangan kaya pati atau karbohidrat yang dapat dijadikan bahan baku bahan pangan pokok. Secara umum, terdapat dua sumber bahan baku pati di Indonesia yakni sumber pati mayor dan minor. Sumber pati mayor terdiri dari beras, jagung, gandum, sorgum, singkong, kentang, ubi jalar, talas dan sagu. Sedangkan sumber pati minor terdiri dari berbagai macam umbi seperti kimpul, garut, suweg, uwi, iles – iles, ganyong dan porang. Pemanfaatan sumber pati minor masih sangat sidikit untuk dikomersialisasikan sebagai produk pangan alternatif yang dapat membentu mengurangi kebutuhan gandum di Indonesia. Salah satu yang sangat potensial untuk dikembangkan dari sumber pati minor tersebut adalah umbi porang.