Kampanye “Go Pangan Lokal!”: Langkah Awal MITI Satukan Gerak Segenap Elemen Mewujudkan Kedaulatan Pangan di Indonesia

BEBERAPA STATEMENT DUKUNGAN TERHADAP GERAKAN PANGAN LOKAL MITI
May 20, 2014
Juara Essay #2 : Gastrotureship “Gastronomi Culture Entrepreneurship” Optimalisasi Desa Wisata Budaya Pangan Lokal Sebagai Upaya Pembentukkan Masyarakat Indonesia berkarakter Gastropreneur
May 22, 2014

♫ Go go pangan lokal

Go go pangan lokal

Yok ayok optimalkan

Potensi pangan kita

 

Go go pangan lokal

Mandiri sejahtera

Nusantara kita ♫

 

♫ Go go pangan lokal

Go go pangan lokal

Yok ayok optimalkan

Potensi pangan kita

 

Go go pangan lokal

Mandiri sejahtera

Nusantara kita ♫

 

 

Demikian penggalan jingle “Go Pangan Lokal” yang menggema di sembilan kota di Indonesia pada Ahad, 18 Mei 2014. Jingle “Go Pangan Lokal” gubahan Sodik Wardoyo merupakan karya Juara Pertama Lomba Jingle Pangan Lokal yang diadakan oleh Masayarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI). Jingle karya Yanuar Ershar muncul sebagai pemenang kedua, dan karya Naufal Shidqi Rabbani menjadi pemenang ketiga.

Selain lomba jingle, Gerakan Pangan Lokal 2014 ini juga dimeriahkan dengan lomba esai dan fotografi. Secara berturut-turut, pemenang lomba esai ialah Rizki Aristyarani dengan esai yang berjudul “Keanekaragaman Sumber Pati Lokal dalam Balutan Teknologi” (Juara I); Karunia Romadhani dengan esai berjudul “Gastrotureship: Gastronomi Culture Entrepreneurship, Optimalisasi Desa Wisata Budaya Pangan Lokal sebagai Upaya Pembentukan Masyarakat Indonesia Berkarakter Gastropreneur” (Juara II); Mochammad Ainur Ridlo dengan esai berjudul “Beras Cerdas: No Beras No Cry” (Juara III).

Sedangkan pemenang pertama lomba fotografi ialah Aji Susanto Anom, dengan judul foto “Nenek Penjual Intip, Oleh-Oleh Tradisional Solo”. Juara kedua ialah Ika Prawesty Wulandary, lewat jepretannya yang berjudul “Mie Ayam Bakso dan Secangkir Teh untuk Santapan Keluarga di Sore Hari”. Juara ketiga diraih Sri Herwanto melalui foto yang diberi judul “Nikmatnya Pecel dan Jajanan Pasar”.

Gerakan Pangan Lokal diinisiasi oleh MITI, sebuah lembaga non-pemerintah di bidang pemanfaatan teknologi untuk kebutuhan masyarakat. Tugas utama MITI ialah menjembatani hasil riset yang dilakukan oleh para ilmuwan dan teknolog agar dapat diaplikasikan demi kesejahteraan rakyat.

Pada tahun 2013, MITI melakukan survei terhadap 500 konsumen di empat kota besar Indonesia, yaitu Bandung, Surabaya, Jakarta dan Yogyakarta. Hasil survey menunjukkan perubahan perilaku konsumsi masyarakat yang cenderung lebih memilih panganan asing daripada lokal. Pola perilaku tersebut menyebabkan maraknya impor pangan, mulai dari beras, sayur, buah, hingga makanan kemasan. Waralaba asing menjamur sedangkan rumah makan lokal masih kalah peminat.

Indonesia belum mampu menegakkan kedaulatan pangan. Masyarakat Indonesia belum dapat memenuhi sendiri kebutuhan pangannya dan masih bergantung pada pasokan pangan dari wilayah lain. Kemiskinan petani, kerawanan pangan, terpuruknya usaha pangan lokal serta asupan gizi masyarakat yang tidak seimbang (karena dominasi konsumsi beras) merupakan beberapa akibat dari tidak tersedianya pangan secara mandiri oleh masyarakat. Hal tersebut melatarbelakangi Gerakan Pangan Lokal yang digiatkan oleh MITI sejak tahun lalu. Diperlukan sinergi dari banyak pihak untuk dapat memberikan penyadaran dan pencerdasan kepada masyarakat agar berbangga dan beralih pada pangan lokal.

Kampanye “Go Pangan Lokal” yang dimulai pada tahun 2013 lalu telah sukses diselenggarakan di empat kota: Bandung, Surabaya, Jakarta dan Yogyakarta. Tahun 2014, Kampanye “Go Pangan Lokal” diselenggarakan di Jakarta (CFD Bunderan HI), Bandung (CFD Dago), Semarang (CFD Simpang Lima), Surabaya (Jalan Tunjungan), Yogyakarta (CFD Malioboro), Medan (Lapangan Merdeka), Jambi (Simpang IV Bank Indonesia), Makassar (Pantai Losari), dan Samarinda (GOR Sempaja).

Di Jakarta, Kampanye “Go Pangan Lokal” juga didukung oleh Kementerian Pertanian, Dompet Dhuafa, Indonesia Bangun Desa, Youth Food Movement, Himpunan Mahasiswa Peduli Pangan Indonesia, Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia, Edukasi Gizi, Perhimpunan Petani Sejahtera Indonesia, Asosiasi Pengusaha Singkong Indonesia, Rumah Tempe Indonesia, juga Unit Kegiatan Mahasiswa dan Kelompok-Kelompok Studi Universitas, seperti Universitas Indonesia-Achievement Community, Komunitas Pangan Lokal UI, Tirtayasa Research and Academic Society UNTIRTA, Kelompok Peneliti Muda UNJ, FRES UIN, dan Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan IPB.

Kampanye “Go Pangan Loka!l” Jakarta juga akan dihadiri oleh Ketua Umum MITI, Dr. Warsito Purwo Taruno, serta Dr. Ir. H. Nur Mahmudi Ismail, M.Sc, salah satu Ilmuwan MITI di bidang pangan yang juga merupakan Walikota Depok.  

Beberapa perwakilan lembaga, komunitas, maupun Unit Kegiatan Mahasiswa dan Kelompok Studi Universitas turut memberikan orasi, menyuarakan dukungan terhadap Gerakan Pangan Lokal, beberapa diantaranya ialah Humairoh Anahdi dari Dompet Dhuafa, Lalu Sandika Irwan dari Indonesia Bangun Desa, Indi Utama dari Youth Food Movement Indonesia, dan M. Abdi Manaf Zuhri dari Himpunan Mahasiswa Ilmu dan Teknologi Pangan IPB.

Sebagai tindak lanjut dari Gerakan Pangan Lokal, MITI meluncurkan Galeri Inovasi dan Teknologi (GIT) yang merupakan wadah intermediasi online antara para inovator dan kalangan bisnis (UMKM serta Industri Pangan). Dibuat dengan tujuan agar inovasi dan hasil riset dari kalangan inovator/akademisi dapat tersalurkan dan diaplikasikan oleh kalangan pebisnis pangan lokal demi menambah nilai jual dan daya saing produknya. Realisasi program GIT dapat diakses oleh inovator maupun UMKM di git-miti.com.

Kampanye “Go Pangan Lokal!” 2014 diharapkan mampu menjadi titik awal bagi MITI dan segenap elemen yang terlibat, baik komunitas pecinta pangan lokal, asosiasi pengusaha pangan lokal dan perkumpulan mahasiswa di bidang pangan lokal dalam mengkaji dan mendiskusikan langkah yang diambil ke depannya untuk berkolaborasi merumuskan strategi dan langkah nyata mewujudkan kedaulatan pangan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

  

*Perkembangan kegiatan GPL tahun ini dapat dilihat

di http://gopanganlokal.miti.or.id/ (website), @GoPanganLokal (twitter), dan Fanpage Go Pangan Lokal (facebook).

 

Website MITI: http://miti.or.id/

Twitter MITI: @MITI_NEWS

Fanpage Facebook: Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI)

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *