Seni Memasak Pangan Lokal

Kelembagaan Pangan Lokal untuk Mengatasi Kerawanan Pangan
June 28, 2013
Jangan (Malu) Jadi Bangsa Tempe
June 28, 2013

 Seni Memasak Pangan Lokal 

Seperti halnya saat memasak telur yang berbentuk cairan bila direbus menjadi massa yang padat. Sedangkan kentang yang bermasa padat bila direbus menjadi massa yang lebih lunak dari sebelumnya. Hal ini dapat dipelajari melalui ilmu teknologi pangan.

Selain itu, terdapat pendekatan baru dalam seni memasak, yakni kulinologi. Kulinologi adalah sebuah pendekatan untuk makanan yang memadukan seni kuliner, ilmu pangan, dan teknologi pangan. Melalui pencampuran disiplin ilmu ini, kulinologi berusaha untuk membuat rasa makanan lebih baik.

 Seni Memasak Pangan Lokal 

Seperti halnya saat memasak telur yang berbentuk cairan bila direbus menjadi massa yang padat. Sedangkan kentang yang bermasa padat bila direbus menjadi massa yang lebih lunak dari sebelumnya. Hal ini dapat dipelajari melalui ilmu teknologi pangan.

Selain itu, terdapat pendekatan baru dalam seni memasak, yakni kulinologi. Kulinologi adalah sebuah pendekatan untuk makanan yang memadukan seni kuliner, ilmu pangan, dan teknologi pangan. Melalui pencampuran disiplin ilmu ini, kulinologi berusaha untuk membuat rasa makanan lebih baik.

 

Kwetiau Ubi Ungu (Foto: Hesty Ambarwati)

Sebuah metode utama kulinologi adalah menerjemahkan konsep sebuah makanan, seperti yang diterapkan dalam santapan atau dalam masakan etnis tradisional. Menurut Jeff Cousminer di Food Product Design Magazine, istilah kulinologi diciptakan oleh pendiriChefs Association, Winston Riley.  Awalnya, kata ini dirancang untuk menjadi kombinasi dari dua kata, Kuliner dan Teknologi. Jadi arti pertama dari istilah kulinologi adalah konvergensi seni kuliner dan semua teknologi, yang meliputi komunikasi, kimia, fisiologi, ekonomi dan banyak lainnya dengan tujuan untuk memperbaiki cita rasa suatu makanan.

Dalam periode 2002-2003, hampir semua komoditi pangan tidak mencukupi kebutuhan kecuali ubi kayu (527.000 ton) dan minyak goreng sawit (146.000 ton). Kekurangan terbesar terjadi pada padi (2,05 juta ton), kedelai  (3,55 juta ton) dan susu (1,14 juta ton) (Suryana, 2004 dalam Adnyana, 2006). Mengatasi kekurangan beras dapat dilakukan dengan meningkatkan jenis sumber karbohidrat lain dan membangun industri tepung tingkat pedesaan (Murdijati-Gardjito dkk., 2003) yang menghasilkan intermediate food grade product. Bahan antara untuk pengolahan makanan berupa tepung banyak memberi harapan; mengembangkan budaya pangan berbasis tepung yang berasal dari pangan lokal perlu ditanamkan pada masyarakat.

Setelah itu baru diadakan bimbingan inovasi dalam pengolahan menjadi produk siap saji yang memenuhi tuntutan selera konsumen segala kelompok usia. Untuk itu diperlukan sumber daya manusia yang mampu mendukung menciptakan budaya baru dalam pemanfaatan pangan lokal dan tepungnya. Sumber daya manusia yang dapat diharapkan untuk berperan antara lain adalah sumber daya manusia yang mempu untuk menguasai ilmu pangan termasuk kulinologi serta menyesuaikan dengan selera konsumen yang selalu mengalami perubahan dan pergeseran sesuai perkembangan, diperlukan kemampuan baru agar lulusan mampu menggunakan kuliner Nusantara sebagai dasar pengembangan produk supaya produk tetap berakar pada budaya Indonesia namun mampu memenuhi selera konsumen (Murdijati-Gardjito 2013).

Tak hanya ahli kulinologi, masyarakat luas pun diharapkan mampu memahami pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal yang tersedia setempat sebagai makanan sehari-hari. Hal ini sangat mendukung pengembangan pangan lokal apabila pengetahuan tentang memasak makanan berbahan pangan lokal yang lezat dan menarik dimiliki oleh setiap individu dalam masyarakat. (Riska Ayu P).

Referensi:

Cornwell Lisa. 2005. New degree programs produce chef-scientists. [Terhubung Berkala].http://usatoday30.usatoday.com/tech/news/techinnovations/2005-08-14-culinology_x.htm

Evi. 2013. Traditional Food, from Local to Global. [Terhubung Berkala]. http://www.kulinologi.co.id/index1.php?view&id=238

Murdijati-Gardjito. 2013. Arah Baru Kompetensi Pendidikan Ilmu Dan Teknologi Pangan Untuk Mengatasi Masalah Pangan. Pidato Pengukuhan Jabatan Guru Besar pada Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada.

http://www.culinology.com/

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *