GPL Voice dan Talkshow Go Pangan Lokal 2016 di Kendari untuk Mewujudkan Sinergisitas Ketahanan Pangan Nasional

ed-gpljabaja-gts2
Mengkampanyekan Potensi Pangan Lokal dan Urgensi Kemandirian Pangan melalui Gerakan Pangan Lokal 2016 di Banten
November 14, 2016
Go Pangan Lokal 2016 Wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta
November 20, 2016

sulawesi1-wawancara-di-tv-sultraGerakan Go Pangan Lokal 2016 di Kendari mulai diselenggarakan pada tanggal 25 Oktober 2016 dengan agenda Go Pangan Lokal Voice yakni wawancara di salah satu stasiun televisi di Kota Kendari, TV Sulawesi Tenggara. Pada kesempatan tersebut sebagai narasumber yaitu Ibu Dr. Hj.Sri Wahyuni, M.Si selaku akademisi Universitas Halu Oleo khususnya pada jurusan teknologi pangan dan Reziqatul Jannah, S.Pd perwakilan dari Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia-Klaster Mahasiswa (MITI-KM) dan juga selaku koordinator gerakan Go Pangan Lokal Kendari 2016. Tema yang menjadi pembahasan dalam sesi wawancara tersebut yakni “Pangan Lokal Sebagai Ketahanan Pangan Nasional”.

Agenda selanjutnya yakni wawancara di salah satu stasiun radio di Kota Kendari yakni “Radio Kampus Hijau” pada tanggal 26 Oktober 2016. Narasumber pada sesi wawancara tersebut yakni Reziqatul Jannah, S.Pd dan salah satu sahabat Go Pangan Lokal Kendari, Ila Andini Okseila. Tema pembahasan sama dengan teman GPL Voice yakni “Pangan Lokal Sebagai Ketahanan Pangan Nasional”. Agenda puncak yakni pada tanggal 30 Oktober 2016 yakni Takshow Go Pangan Lokal Kendari bertempat di Auditorium Mokodompit, Universitas Halu Oleo. Talkshow ini terselenggara bekerjasama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Pangan. Talkshow tersebut menghadirkan pembicara Wakil Walikota Kendari Dr. H. Mussadar Mapasomba,SP,MP; Sekretaris Badan Ketahanan Pangan Prosulawesi5-peserta-talkshow-1vinsi Sulawesi Tenggara Ir. I Made Guyasa,MP; dan Wakil Dekan I Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian (FTIP) Universitas Halu Oleo Dr. Hj. Sri Wahyuni, M.Si. Tema kegiatan talkshow yakni “Pangan Lokal Sebagai Ketahanan Pangan Nasional”.

Diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian (FTIP) Universitas Halu Oleo, Prof. La Karimuna, talkshow tersebut dimoderatori pula oleh Ketua Jurusan FTIP Universitas halu Oleo, Nur Asyik, SP., M.Si. Dalam talkshow tersebut, SekretarisBadan Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ir. I Made Guyasa, MP, menyampaikan tentang pengembangan pangan local melalui MP3I (Model Pengembangan Pangan Pokok Lokal) yakni penyediaan bahan pangan lokal non beras seperti sagu, ubi kayu, dan jagung dalam upaya mengurangi konsumsi beras dan terigu. Hal ini sebenarnya telah dikerjasamakan dengan Universitas Halu Oleo yakni berupa pembuatan tepung Kasuami dan tepung Sinonggi. Hal senada dikatakan pula oleh Wakil Walikota Kendari, Bapak Dr. H. Mussadar Mapasomba, SP,MP yang menyampaikan bahwa melalui pengembangan pangan khas Sulawesi Tenggara seperti Sinonggi, Kasuami, Kambose, dan Kabuto, mampu menjadi salah satu bentuk program ketahanan pangan selain sebagai alternative pangan selain nasi. Sementara menurut Wakil Dekan I Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian (FTIP) Universitas Halu Oleo Dr. Hj. Sri Wahyuni, M.Si., pengembangan pangan local masih inferior dan perlu peningkatan citra.

“Hal yang perlu diperhatikan yakni dari segi teknologi pengolahan pangan serta kearifan lokal yang bertujuan mensubstitusi nasi dan terigu yang selama ini menjadi primadona di kalangan masyarakat. Beberapa bentuk kegiatan penelitian diversifikan pangan yang telah dilakukan yaitu mie sagu ber-antioksidan, tepung wsulawesi-7-foto-bersama-sahabat-gpl-edikau maombo dalam berbagai bentuk produk misalnya roti, mie, brownies, dan dodol”, ujarnya.

Pada kegiatan ini, peserta talkshow mencapai kurang lebih 300 peserta serta terdapat beberapa stand yang turut mempertunjukkan aneka olahan produk dari panganan lokal seperti coklat batang dari kakao asli Sulawesi Tenggara serta brownies dari olahan pangan ubi ungu. Pada kegiatan ini media partner yang turut mempubikasikan kegiatan ini yakni TV Sultra, Radio Kampus Hjau, M-Radio Kendari, Zonasultra.com, anakuho.com. Reziqatul Jannah, S.Pd selaku koordinator GPL wilayah Sulawesi MITI KM sendiri berharap agar Gerakan Go Pangan Lokal ini harus bersinergi dengan pemerintah, masyarakat, perusahaan swasta atau negeri, kalangan akademisi dan media yang kelak akan membantu dalam memberi nilai tambah di berbagai aspek kehidupan masyarakat, terutama yang menyangkut aspek perekonomian (MITIKMSulawesi/MediaGPL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *