Aksi Pemuda Jember: “Ayo Konsumsi Pangan Lokal!”

“Bangga Pangan Lokal”, Kalau Bukan Kita, Siapa lagi?
October 29, 2017

Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap tanggal 16 Oktober menjadi momentum gerak bagi para pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Peduli Pangan. Aliansi yang terdiri dari beberapa organisasi, yaitu HIMAGIHASTA (Himpunan Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian), MITI KM (Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Klaster Mahasiswa), HIMATIRTA (Himpunan Mahasiswa Teknik Pertanian), UKM SKIM Politeknik Jember, dan GK (Garuda Keadilan) melakukan aksi memperingati World Food Day dengan melakukan aksi kampanye “Go Pangan Lokal”. Aksi kampaye ini dilakukan kepada siswa sekolah dan masyarakat umum.

Aksi kampanye dimulai pada hari Sabtu (21/10/17) dengan melakukan kegiatan “GPL (Go Pangan Lokal) Goes to School” kepada siswa-siswi SMA Nuris Kabupaten Jember. Kegiatan GPL Goes to School diikuti oleh ratusan siswa SMA Nuris. Para siswa terlihat antusias dan bersemangat menyimak sosialisasi pangan yang disampakan. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan oleh siswa yang ingin mengetahui perkembangan pangan lokal di Indonesia saat ini. Setelah sesi sharing, cara dilanjut dengan games yang juga tidak kalah seru, para peserta berlomba-lomba untuk mendapatkan juara dan hadiah yang telah disiapkan panitia.

Siswa SMA Nuris Kabupaten Jember-Jawa Timur

Siswi SMA Nuris Kabupaten Jember-Jawa Timur

Keesokan harinya, aliansi pemuda ini melanjutkan aksi kampanye yang diadakan di kegiatan Car Free Day (CFD) di alun-alun kota Jember. Kampanye dimulai dengan Flashmob untuk menarik perhatian dan mengajak masyarakat berpartisipasi dalam acara kampanye GPL. Tanda tangan digalang dari masyarakat sebagai wujud dukungan dan komitmen untuk ikut berperan aktif dalam mengembangkan potensi pangan lokal Indonesia. Kegiatan kampanye ini diisi dengan long march, orasi, flashmob, dan membagikan ratusan makanan tradisional pangan lokal berupa gethuk lindri dan kue tok secara gratis kepada masyarakat.

Flashmob bersama warga Jember di Alun-alun Kota Jember

Serangkaian kegiatan peringatan World Food Day ini ditutup dengan aktivitas menghimpun testimoni sebagai bentuk respon, sekaligus tolok ukur pemahaman masyarakat terkait kondisi pangan di Indonesia, serta langkah-langkah konkrit yang bisa dilakukan bersama untuk meningkatkan potensi pangan lokal di Indoensia. “Pangan lokal adalah bahan pangan yang berasal dari daerah, peran pemuda untuk melestarikan pangan lokal adalah dengan mencintai dan melestarikan pangan lokal itu sendiri, seperti melalui kegiatan kampanye ini bisa  mengajak masarakat untuk turut aktif melestarikan makanan lokal dan tradisional” kata seorang pamuda bernama Pamungkas yang sangat mengapresiasi kegiatan GPL ini. Aksi kampanye Go Pangan Lokal ini diharapkan dapat menjadi pengingat bagi para pemuda dan masyarakat di Jember dan dimanapun untuk mulai lebih banyak mengkonsumsi pangan lokal dalam kehidupan sehari-hari dan turut aktif melestarikan pangan lokal, karena kemandirian pangan juga ditentukan dari kesadaran dan kebanggaan masyarakat akan produk negerinya sendiri.

Foto bersama peserta aksi kampanye pangan lokal di kegiatan Car Free Day

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *